Sosialisasi Beasiswa Study Lanjut ke Luar Negeri (Australia dan United States)

Ditulis oleh fatona suraya pada Jumat, 24 Mei 2013

International Office Bidang Pengembangan dan Kerjasama Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan sosialisasi beasiswa Australian Awards, BULNDikti, dan Double Degree, Jumat, 24 Mei 2013. Para pembicara yang terdiri dari Ali Formen, S.Pd., M.Ed., Agung Nugroho, S.Pd., M.Ed., dan Fatona Suraya, S.Pd., M.A., M.Pd. berbicara di depan 100 mahasiswa mengenai cara melamar beasiswa beserta tips dan trik untuk memenangkan beasiswa tersebut.

“Jika kalian bercita-cita untuk melanjutkan studi setelah lulus, maka ini adalah kesempatan terbaik,” kata Prof. Fathur Rokhman dalam upacara pembukaan di ruang 405, gedung H, Universitas Negeri Semarang.

Acara diawali oleh Ali Formen, peraih ADS (Australia Development Scolarship). Dosen PG PAUD ini memaparkan tentang mekanisme melamar beasiswa ADS dari awal hingga tahap pengumuman. Tips yang didasarkan pengalamannya pun dibagikan kepada para mahasiswa secara interaktif.

Agung Nugroho, sebagai pembicara kedua menyampaikan pengalamannya menjadi mahasiswa S2 di University of Canberra, Australia. Officer di International Office ini mengungkapkan bahwa selama kuliah di Australia, ia sama sekali tidak mengkhawatirkan masalah keuangan. Selain karena beasiswa DIKTI yang ia terima, mahasiswa bisa kuliah sekaligus bekerja untuk menambah pemasukan.

Pembicara terakhir, Fatona Suraya, memaparkan pentingnya mendapatkan LoA (Letter of Acceptance). Dalam presentasinya, peraih beasiswa Double Degree di Ohio State University ini mengutarakan bahwa LoA bisa didapat ketika mahasiswa telah diterima di USINTEC (US/Indonesia Teacher Consortium). Hal ini pun bisa memudahkan calon mahasiswa S2 untuk mendapatkan beasiswa.

Pada acara ini juga disertai dengan penyerahan hadiah oleh Pembantu Rektor Bidang IV Prof Fathur Rokhman kepada Aldila Nimas Savitri sebagai peraih nilai post-test tertinggi pada pelatihan IELTS. Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (FBS) ini berhasil meraih band 6.5 dan juga berhak mendapatkan sebuah tablet Samsung dan tes IELTS gratis senilai 2 juta rupiah. Siti Rosidah, mahasiswa jurusan Biologi yang menempati posisi kedua juga mendapatkan tes IELTS gratis.

Bagikan tulisan ini!

Subscribe to our RSS feed. Tweet this! Share on Facebook unduh PDF